Dating Rumour

PicsArt_07-29-09.35.27

Dating Rumour

|LEORENE|

[VIXX] Leo and [Red Velvet] Irene

Romance, Idol life, Fluff | Ficlet | PG

Summary :

Leo hanya heran.

.

.

.

Didiamkan selama kurang lebih dua jam di acara kencan mereka tentu bukan apa yang Irene harapkan. Memang sih mereka hanya menghabiskan waktu duduk di sofa beludru sambil menyesap kopi, di ruang santai apartemen Irene. Tapi momen ini begitu langka, dan sudah diperhitungkan sebagai kencan bagi Irene yang menjalin kasih dengan si pemuda Jung—yang masih sibuk memerhatikan ponselnya. Buat Irene jadi bertanya-tanya: apakah ponsel itu lebih menarik darinya? Hello! Ini Irene, lho. Salah satu idol wanita yang digandrungi karena kecantikannya.

“Ehem.”

Irene berdeham untuk yang kesekian kali. Meski keki karena dicueki, Irene tidak akan menyerah mencoba lagi. Beginilah konsekuensinya berpacaran dengan si manusia kulkas.

Baru saja satu dehaman akan lolos lagi saat Leo kemudian menengadah. Melabuhkan manik setajam elangnya di paras Irene yang duduk di hadapannya. Sukses membuat Irene menghela napas lega dan bertanya-tanya dalam waktu bersamaan. Tanpa bicara, Leo menarik tangan mungil Irene yang tergeletak di atas meja. Menggenggamnya dan mengamati setiap incinya. Irene mengernyitkan dahi melihat tingkah Leo.

“Ada apa, Leo?”

Setelah tidak mendapati apa yang dicarinya, Leo menurunkan tangan Irene—yang masih digenggamnya—dari depan hidung. Kemudian bertanya, “Ke mana cincin yang kau pakai tempo hari?”

“Tempo hari?” Irene semakin bertanya-tanya seraya mengingat kembali. “Kemarin aku memakai cincin…ah! Itu hanya aksesoris jadi sudah dikembalikan ke coordi.”

“Bukan milikmu?”

“Bukan.”

“Lalu sweater ungu bertuliskan ‘Run’ yang kau pakai saat akan ke Music Show dari mana?”

“Um, itu dari sponsor.” Irene mengerutkan kening sedikit saat lelakinya menghela napas lega. “Sebenarnya ada apa, Leo?”

“Banyak yang merumorkan kau berpacaran hanya karena menggunakan sweater yang sama, tapi tidak ada satupun yang merumorkan kita padahal sudah berulang kali pakai pakaian yang serupa,” keluh Taekwoon.

Tolong ingatkan Irene untuk tidak tertawa. Karena rasa-rasanya kini bibirnya tidak tahan untuk tidak terjungkit. Jadi…seorang Jung Leo sedang cemburu? Hanya karena artikel-artikel berisi rumor tidak penting itu? Ya, jujur saja Irene tahu kalau ia sudah berulang kali dirumorkan berpacaran dengan artis lainnya. Mulai dari idol sampai rapper yang Irene tidak kenal. Tapi Irene tidak tahu kalau Leo akan bereaksi demikian.

“Itu konsekuensi memiliki pacar secantik Irene Bae, tuan Jung,” canda Irene sambil beringsut duduk di sebelah Leo.

“Ya, aku tahu. Tapi aku hanya heran, Irene. Kenapa tidak ada satupun rumor…tentang kita?” Irene mengamit ponsel Leo yang menampilkan aplikasi Twitter. Men­-scroll satu persatu tweet yang membicarakan rumornya, Irene menjawab. “Mungkin karena momen kita sangat langka?”

Waktu memang tidak pernah berkompromi dengan hubungan mereka. Di saat grup Leo melakukan comeback, grup Irene malah melakukan Goodbye Stage satu hari sebelumnya. Kendati Irene menjadi MC di acara Music Show yang Leo datangi, jarang ada kesempatan Irene mewawancari Leo langsung. Pernah satu kali secara tidak sengaja Irene berdiri di sebelah Leo dan menyerahkan bunga kepadanya, namun momen itu luput dari sorotan kamera. Kondisi ini seakan menciptakan kemustahilan adanya hubungan antara Red Velvet Irene dengan VIXX Leo di benak publik.

“Haruskah kita memakainya dalam waktu bersamaan?” Leo masih belum menyerah dengan kegiatan mencemburui-rumor-kencan-kekasihnya. Oh, apa sekarang Leo berencana meresmikan hubungan mereka?

Irene tertawa kecil dan mengerling jahil. “Boleh saja, kalau kau sudah siap membuat para fangirl-mu itu patah hati.” Irene tahu benar sebanyak apa fans perempuan yang menggilai salah satu main vocal grup VIXX itu.

“Tidak, aku belum siap.”

“Apa?!” Dwimanik karamel Irene membelalak. Ia memang hanya bercanda barusan, tapi masa Leo menjawab demikian? Baru saja Irene akan melayangkan pukulan ke dada Leo saat pemuda itu menangkap pergelangan tangannya dan berucap:

.

“Aku belum siap melihat komentar-komentar buruk tentangmu di SNS.”

.

fin

wp-1470217153974.jpeg

Fiksional. Delusian tatyana. Leorene for lyfe /yha

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s