Warm Up

ta

Warm Up

by tyavi

|Taejeong|

[BTS] V aka Taehyung and [Lovelyz] Sujeong

Romance, slight!Fluff, Marriage life, a little bit!Comedy| Ficlet | PG13

Sequel of Cooling Down

Summary :

“Kau harus menghangatkannya.”

.

.

.

“Aaargghhh!”

Taehyung meremas rambutnya kesal.

Sujeong hanya menoleh singkat, gadis itu sepertinya sudah hapal dengan tabiat Taehyung jika sedang bingung sehingga memutuskan untuk tak acuh dan kembali menimang bayi di dalam dekapannya.

“Dua hari? Meninggalkan aku dan Taejung dua hari?!” serunya terlampau frustasi. Menunjukkan mimik meringis dengan surai yang sudah awut-awutan seperti pengemis.

“Dua hari bukan dua bulan, bodoh,” sarkas Sujeong tanpa menoleh.

Oh, mungkin Sujeong benar. Taehyung memang berlebihan perihal kepergiannya ke wisata air panas bersama Yoo Jiae, Sunbaenya sewaktu kuliah. Tetapi, Taehyung tentu tidak akan sepanik ini kalau tidak ada makhluk mungil yang kini bersemayang di pelukan Sujeong. Mereka masih pengantin baru namun kini memiliki bayi berumur enam bulan. Jangankan menjaga Taejung seharian, saat bayinya itu buang air saja Taehyung masih teriak-teriak pada Sujeong minta digantikan popok. Kalau tahu punya anak secepat ini merepotkan, Taehyung tidak akan meneruskan ‘aksi’nya setelah insiden menulari-Sujeong-dengan-ciuman deh.

“Ingat, kalau Taejung bersin-bersin kau harus menghangatkannya.”

Ini sudah kesekian kali peringatan itu Sujeong ulang. Bayi mereka memang lebih sensitif dengan perubahan suhu terlebih saat malam. Kalau terkena udara dingin Kim Taejung akan bersin-bersin tanpa berhenti. Tentu hal itu membuat Sujeong khawatir karena bisa saja berdampak pada dada Taejung yang terasa sakit atau napasnya menjadi sesak. Jadi mereka harus mencegahnya dengan membuat bayi itu senantiasa hangat.

“Kau dengar—”

“—iya, iya, aku tahu.” Taehyung mendekati Sujeong dan mengambil alih Taejung dari gendongan istrinya.

“E-eh, kau mau apa?”

Taehyung mengerutkan dahi. “Kau ‘kan menyuruhku menjaga Taejung. Sebelum kau pergi aku mau latihan.” Kemudian Taehyung membawa Taejung pergi dari ruang keluarga. Meninggalkan Sujeong yang heran—namun juga merasa lega meski sedikit.

Beberapa menit selanjutnya Sujeong manfaatkan untuk bermain ponsel. Membalas line dari Jiae dan tergelak kala mereka larut dalam konversasi lucu. Tak terasa waktu telah bergulir selama setengah jam dan Taehyung tak juga kembali. Sujeong jadi penasaran kemana pemuda itu membawa bayinya pergi. Bosan dengan ponsel, Sujeong putuskan untuk mencari keberadaan Taehyung.

Sujeong pikir, mungkin Taehyung sedang berbaring di kamar mereka dan bermain bersama Taejung di atas kasur. Namun saat melangkahkan kaki ke lantai dua dan membuka pintu yang berseberangan dengan kamar bayi mereka, ditemui Sujeong kamar dalam keadaan kosong melompong. Beralih pada kamar Taejung, keadaan pun tak berbeda jauh. Gadis Ryu itu menjadi khawatir. Entah kenapa perasaannya menjadi tidak enak terlebih saat sayup-sayup terdengar…

“Hatchiii!”

Suara bersin dari arah balkon. Jangan-jangan…

“Hatchiiiiii!”

“Taehyung!” Sujeong memacu langkah menuju pintu balkon.

“Hatchiiii!”

“Taehyung, hangatkan Taejung!”

Sujeong memuntar kenop pintu kaca itu dan—

 

“TAEHYUNG APA YANG KAU LAKUKAN?”

 

—menemukan Taehyung yang berdiri di pinggir balkon sedang menggigit telinga bayi mereka.

“Menghangatkan Taejung,” jawab Taehyung sedikit tak jelas karena bibirnya yang masih mengapit daun telinga Taejung.

“Iya, tapi kenapa kau ada di situ?!”

Taehyung melepaskan kuping Taejung dan menjawab, “Aku sedang mengajak Taejung lihat bintang.”

Kali ini Sujeong yang mengusak rambutnya frustasi. Dan sepersekian sekon berikutnya gadis itu berkacak pinggang seraya berteriak, “CEPAT BAWA TAEJUNG MASUK SEBELUM KAU MATI DI TANGANKU!”

***

Waeyo? Aku salah lagi?”

Sujeong mendengus.

“Sujeongie.”

Oh, Tuhan. Tolong kuatkan Sujeong. Ia benar-benar sudah lelah bicara dengan Kim Taehyung.

Terus-menerus tak mendapat sahutan, akhirnya Taehyung bergerak merengkuh Sujeong dari belakang. Mengunci tubuh gadis Ryu itu yang masih sibuk menimang Taejung sambil bersila di atas ranjang.

“Lepaskan!” Akhirnya Sujeong bersuara. Merasa sesak akan pelukan Taehyung yang semakin mengerat.

“Maafkan aku, ya. Aku ‘kan hanya ingin menghangatkan Taejung, Sujeong-a.”

Sepertinya Taehyung mengira Sujeong marah padanya karena menggigit daun telinga Taejung.

“Tapi kau tidak perlu menggigit telinganya. Dia itu bayi, bodoh!”

“Aku ‘kan hanya melakukan apa yang sering kulakukan padamu, Sujeong-a!”

“Hah?”

Alih-alih menjawab keterkejutan Sujeong, Taehyung kini beralih menggigit sebelah telinga Sujeong. Kim Taehyung memang paling handal dalam urusan membuat-Sujeong-memaafkannya.

“Berhenti!”

Taehyung masih bertahan di posisinya. Membuat Sujeong semakin risih kendati pemuda itu hanya menggigit daun telinganya lembut.

“Berhenti, Taehyung!”

Waeyo?” rajuknya seperti bocah lima tahun yang tidak diberi es krim—ah, tidak, sepertinya istilah bocah cacingan lebih pas. Sujeong merotasikan bola matanya malas, menjauhkan diri seraya menghela napas, lantas memberi jarak dengan sebuah guling berisi kapas.

.

“Taejung masih terlalu kecil untuk punya adik!”

.

fin

random.

absurd.

tetiba pengen bikin sequel.

SEQIAN.

Iklan

4 thoughts on “Warm Up

  1. Gila,, kulit bayi itu sensitif tapi malah digigit sama taehyung..
    Dia ini kelewat idiot atau gimana sih? Sebel bacanyaaa,, sumpah kuatkan sujeong untuk menghadapi manusia alien idiot kayak taehyung 😂😂😂

    Suka

  2. seseorang tolong kembalikan Tae /ngambang/ ke planetnya pliz
    seseorang tolong sadarin mbak Sejong yang lagi mavok dan mau nikahin Tae
    seseorang tolong adopsi Taejung ke bapak yang gak mesumwi dan lebih manusiawi/?/

    dan seseorang tolong ya adegan bikin adeknya jan dipotong :v /eh?

    Disukai oleh 1 orang

    1. Tae ngambang :v
      Mbak Sujeong sadarnya telat udah keburu ada taejung :”v
      Taejung kasih ke leo aja jadi adek nya Miki wkwkwk
      Hehh hehh rated :V
      bebi tumben ga ngeline aku -,-

      Disukai oleh 1 orang

      1. ngambang di kalijodo /?
        married by anccident uhuq
        mending daku yang diadopsi bang leo
        bikin anak rated scene yak ? /act volos/
        hohoho sayah memang rinduable :v

        Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s